Teknik sederhana membuat PO
Bagaimana cara sederhana membuat orang mau mengeluarkan uang terlebih dahulu sebelum barangnya ada, tapi sebelum kita membahas bagaimana membuat PO, pastikan kita paham terlebih dahulu 5 Tahapan menjual yg efektif :
1. Proses building trust
Proses membangun kepercayaan orang terhadap Anda, saat Anda menjual produk yang sesungguhnya pertama kali anda jual bukan produknya, tapi Anda. Kalau orangnya atau Anda tidak bisa diterima, maka apa yang Anda bawa tidak akan diterima. Sebaliknya kalau orang percaya dengan Anda, apa yang Anda sampaikan akan diterima (4 jurus menaklukkan orang klik DISINI)
2. Proses Building nieche / membangun kebutuhan
Sebagus apapun produk kalau orang merasa ga butuh orang ga akan beli, ga akan tertarik. Sebelum menawarkan produk Anda harus paham bagaimana menggali kebutuhan orang. Orang harus 'merasa butuh' dengan produk yang Anda tawarkan. Setelah orang merasa butuh baru lakukan tahap ke 3
3. Berikan solusi terhadap kebutuhan mereka,
Bayangkan ketika mereka merasa butuh itu adalah sebuah masalah bagi mereka, lalu Anda datang member solusi. Artinya anda adalah orang yang memberikan solusi terhadap masalah mereka. Ketika orang sudah merasa solusinya ada di Anda, mudah sekali untuk orang tertarik dan membeli produk Anda. Begitu orang merasa butuh dan ingin membeli yang ke 4 adalah teknik closing
4. Teknik closing
Bagaimana sih dari obrolan Anda bisa menjadi close sell atau berakhir dengan sebuah penjualan (teknik closing klik DISINI). Kadang-kadang ada yang seperti ini, orang sudah tertarik dan ingin beli. Begitu orang mau beli biasanya masalahnya ada 2 :
- Orang pengen beli tapi ga punya uang
- Orang mau beli tapi uangnya ga cukup
5. Cara Closing Order dengan menaikkan Value produk
- Orang pengen beli tapi ga punya uang
- Orang mau beli tapi uangnya ga cukup
Itu mudah sebenarnya, masalah ada duit atau tidak ada duit itu "relatif" contoh :
Ketika orang merasa bahwa produk yang Anda tawarkan value-nya sangat tinggi sekali, sementara harga yang Anda tawarkan sangat murah sekali maka dia akan mati-matian siapkan uang. Cari uang untuk bisa membelinya, contoh :
Saya jual sofabed harganya 2,5jt, lalu buka arisan "Saya ngadain arisan sofabed nih nilainya bisa diatas 2,5jt soalnya kekuatan busa smape 20 tahun ples busanya ga kempes tapi karena momen ramadhan jadi cuma 1,8jt aja, bisa arisan 10 bulan berarti sebulan cuma 180rb aja yang harusnya 250rb, slotnya terbatas dan udah banyak yang join"
Saya yakin ketika sudah merasa butuh dan tahu nilainya mahal tapi bisa dibeli dengan harga jauh lebih murah ples sistem arisan, maka closing akan terjadi lebih besar peluangnya bahkan bisa jadi cash, karena dia tahu yang dia beli hanya seharga 1,8jt tapi value yang didapat senilai 2,5jt.
Begitu juga dengan produk lainnya jika berhasil menaikkan value produknya maka kita bisa menjual apapun, orang akan berusaha mendapatkan uang untuk membelinya.
Kadang-kadang juga terjadi, ketika orang sudah mau beli tapi produknya tidak ready. Caranya bagaimana?
Simple sekali,
"Bun, produk ini cukup sulit didapat karena bahannya yang terbatas dan permintaan yang tinggi sehingga pabrik punya kebijakan, yaitu untuk memastikan yang memesan ini bisa mendapatkan produknya maka harus ikut list Pre Order atau pemesanan produknya terlebih dahulu. Bunda bisa lakukan cash dengan DP awal atau ikut sistem arisan yang penting data Bunda masuk sehingga PO nya bisa di proses, kami akan mendahulukan orang yang sudah mendaftar di list PO atau arisan terlebih dahulu karena memang produksinya terbatas dan di buat secara eksklusif sehingga yang benar-benar membutuhkannya harus order di awal"
Penjual tetap berwibawa, tidak nampak seperti penjual yang tidak punya modal, tapi value produknya naik karena di gandrungi oleh banyak orang, bila perlu minta ke leader total keseluruhan yang sudah join PO dan arisan mencapai lebih dari 5.000 set.
Nah selamat mencoba dan menyusun teknik marketing dan closingnya secara berurutan ya, InsyaAllaaah dengan cara ini kita akan banjir closing orderan produk besar π€
Komentar
Posting Komentar